Bahayakah Olahraga Ekstrim Bagi Anak

Bahayakah Olahraga Ekstrim Bagi Anak

Bahayakah olahraga ekstrim bagi anak menjadi perhatian banyak orang tua. Seringkali pertanyaan ini membuat mereka tidak mengizinkan anak mereka berlatih olahraga ektrim. Cedera adalah salah satu yang dikhawatirkan orang tua.

Mungkin kita mengenal olahraga mulai dari sepak bola, karate, taekwonso, skateboard, flying fox dll. Tidak semua orang tua berani melibatakan anak-anak mereka masuk ke grup olahraga ini. Namun ada cerita lain tentang oalhraga ekstrim ini seperti diceriakan di Majalah Initisati.

Dikisahkan seorang anak berusia 15 tahun yang menyukai olahraga flying fox. Kegemaran ini telah membuat orang tuanya “ketar ketir” (kahwatir). Kevin memang bandel sejak kecil, demikian ayahnya menceritaka tentang karakter anaknya.

 

Ada anak yang sejak kecil telah tertarik dan memiliki kegemaran melakukan olahraga ekstrim. Olahraga ekstrim membutuhkan persiapan, pendampingan yang benar. Resiko cedera atau kecelakaan sangat tinggi.

Di Indonesia memang belum ada program khusus bagi anak untuk olahraga ekstrim. Belum ada rambu-rambu khusus yang membatasi anak-anak Indonesia terjun ke olahraga ekstrim ini. Khususnya batasan karena alasan keselamatan.

Seberapa anak menikmati olaraga ekstrim ini? Ternyata anak memang senang berada di alam dan ruang terbuka. Termasuk melakukan kegiatan olahraga. Sebuah hasil survei membuktikan bahwa separuh waktu orang tua dihabiskan bersama anak mereka untuk bermain di luar rumah. Banyak orang tua yang meyakini bahwa kegiatan olahraga penting bagi pertumbuhan badan anak-anaknya.

Olahraga ekstrim disukai anak-anak karena mereka merasa lebih bebas. Bagaimana memilih jenis olahraga sebaiknya ditanyakan kepada anak-anak. Mengapa? Agar olahraga yang mereka lakukan memberikan tempat abi kebebasan jiwanya berkembang. Olahraga tidak dirasakan sebagai tuntutan atau keterpaksaaan, terlebih banyak aturan yang mengekang kebebasan ekspresinya.

 

bahayakah olahraga ekstrim bagi anak

 

Aktifitas olahraga bagus sekali buat anak-anak. Mereka memanfaatkan waktunya untuk kegiatan yang positif. Olahraga akan membangun ketahanan fisiknya. Olahraga juga menjauhkan stress bagi anak. Sehingga mereka tidak tumbuh menjadi pribadi “pemberontak” yang susah mengelola emosinya.

Khusus untuk olahraga ekstrim orang tua perlu memperhatikan aspek keselamatan. Seberapa beresiko olahraga yang dipilih anak-anak perlu difahami orang tua. Sehingga orang tua dapat mendampingi anak-anak dalam olahraga dengan tepat. Untuk itu bahayakah olahraga ekstrim bagi anak Anda sudah bisa mempertilbangkannya.

Yuk simak Kelas GRATIS bisnis online marketing, silahkan klik www.daftarkelassb1m.net jangan lupa kontak no 081318676639

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *